mahasiswa menulis
Juni 26, 2008
selvia agustina on Jun 26, 2008 | Reply
Dengan adanya “mahasiswa menulis” dapat membantu menggali potensi diri yang sudah dibekali Tuhan demgan berbagai pengetahuan menjadi bermanfaat.
MENULIS MANUSIA PRASEJARAH
Juni 7, 2008
MENULIS MANUSIA PURBAKALA
Juni 7, 2008
-
By selvia agustina on Jun 7, 2008 | Reply
Kita yang sekarang hidup di zaman modern,tentunya berbeda dengan manusia yang hidupnya di zaman purbakala.Kehidupan di zaman modern ini tentunya seharusnya mempunyai peradaban yang lebih tinggi dari pada kehidupan zaman purbakala.Dengan kemampuan membaca dan menulislah yang dapat mengangkat peradaban suatu manusia menjadi lebih tinggi.Orang yang menulis tentunya orang yang membaca.Namun orang yang membaca belum tentu menjadi orang yang menulis.
MAHASISWA MENULIS BUKU
Juni 7, 2008
-
By selvia agustina on May 8, 2008 | Reply
Asimilasi
Asimilasi adalah pembauran dua kebudayaan yang disertai dengan hilangnya ciri khas kebudayaan asli sehingga membentuk kebudayaan baru.Suatu asimilasi ditandai oleh usaha-usaha mengurangi perbedaan antara orang atau kelompok.Untuk mengurangi perbedaan itu,asimilasi meliputi usaha-usaha mempererat kesatuan tindakan,sikap,dan perasaan dengan memperhatikan kepentingan serta tujuan bersama.
Hasil dari proses asimilasi adalah semakin tipisnya batas perbedaan antar individu dalam suatu kelompok,atau bisa juga batas-batas antar kelompok.Selanjutnya,individu melakukan identifikasi diri dengan kepentingan bersama.Artinya,menyesuaikan kemauannya dengan kemauan kelompok.Demikian pula antara kelompok yang satu dengan kelompok yang lain.Asimilasi atau assimilation adalah proses sosial yang timbul apabila terdapat tiga persyaratan berikut:
terdapat sejumlah kelompok yang memiliki latar belakang kebudayaan yang berbeda-beda.
terjadi pergaulan antar individu atau kelompok secara intensif dan dalam waktu yang relatif lama.
kebudayaan masing-masing kelompok tersebut saling berubah dan menyesuaikan diri.Biasanya kelompok-kelompok yang tersangkut dalam suatu proses asimilasi adalah suatu kelompok mayoritas dan beberapa kelompok minoritas.Golongan minoritas lah yang mengubah sifat khas dari unsur-unsur kebudayaannya,dan menyesuaikannya dengan kebudayaan dari golongan mayoitas sedemikian rupa sehingga lambat laun kehilangan kepribadian kebudayaannya,dan masuk ke dalam kebudayaan mayoritas.
Hal yang penting untuk diketahui adalah faktor-faktor apa yang mendorong dan menghambat terjadinya proses asimilasi.Faktor-faktor yang mendorong atau mempermudah terjadinya asimilasi adalah:
toleransi diantara sesama kelompok yang berbeda kebudayaan
kesempatan yang sama dalam bidang ekonomi
kesediaan menghormati dan menghargai orang asing dan kebudayaan yang dibawanya
sikap terbuka dari golongan yang berkuasa dalam masyarakat
persamaan dalam unsur-unsur kebudayaan universal
perkawinan antara kelompok yang berbeda budaya
mempunyai musuh yang sama dan meyakini kekuatan masing-masing untuk manghadapi musuh tersebutFaktor-faktor yang menjadi penghalang terjadinya asimilasi antara lain:
kelompok yang terisolasi atau terasing(biasanya kelompok minoritas)
kurangnya pengetahuan mengenai kebudayaan baru yang dihadapi
prasngka negatif terhadap pengaruh kebudayaan baru.Kekhawatiran ini dapat diatasi dengan meningkatkan fungsi lembaga-lembaga kemasyarakatan
perasaan bahwa kebudayaan kelompok tertentu lebih tinggi daripada kebudayaan kelompok lainnya.Kebanggaan berlebihan ini mengakibatkan kelompok yang satu tidak mau mengakui keberadaan kebudayaan kelompok yang lainnya
perbedaan ciri-ciri fisik,seperti tinggi badan,warna kulit atau rambut
perasaan yang kuat bahwa individu terikat pada kebudayaan kelompok yang bersangkutan
golongan minoritas mengalami ganguan dari kelompok penguasa
sifat takut terhadap kekuatan dari kebudayaan lainOrang Cina misalnya ada di Indonesia,dan bergaul secara luas dan intensif dengan orang Indonesia sejak berabad-abad lamanya;namun mereka belum juga semua terintegrasi ke dalam masyarakat dan kebudayaan Indonesia,karena selama itu belum cukup ada sikap saling bertoleransi dan bersimpati.
UNSUR-UNSUR KEBUDAYAAN
Juni 7, 2008
-
By selvia agustina on Apr 15, 2008 | Reply
Setiap masyarakat mempunyai kebudayaan yang berbeda.Akan tetapi,setiap budaya mempunyai sifat hakiki yang berlaku umum bagi semua budaya dimanapun juga.Masyarakat sebagai wadah dan budaya sebagai isi merupakan dua komponen yang bersatu.Setiap masyarakat memiliki budaya dan setiap budaya pasti dimiliki oleh masyarakat,yang membuat berbeda adalah ciri-ciri khusus (khas) yang disebabkan perbedaan latar belakang masing-masing masyarakat.
Tiap-tiap unsur kebudayaan menjelma ke dalam tiga wujud kebudayaan yang berupa sistem budaya,sistem sosial dan yang berupa unsur-unsur kebudayaan fisik.
INOVASI
Juni 7, 2008
-
By selvia agustina on Apr 8, 2008 | Reply
Inovasi merupakan suatu proses pembaruan.Proses inovasi sangat erat sangkut pautnya dengan penemuan baru dalam teknologi.
Suatu penemuan merupakan suatu proses sosial yang panjang yang melalui dua tahap yakni discovery dan invention.Proses dari discovery hingga invention memerlukan lebih dari seorang individu,yakni tidak hanya seorang individu/penciptanya saja,melainkan suatu rangkaian yang terdiri dari beberapa orang pencipta.Faktor yang mendorong individu dalam suatu masyarakat untuk memulai dan mengembangkan penemuan-penemuan baru yaitu:kesadaran akan kekurangan dalam kebudayaan,mutu dari keahlian dalam suatu kebudayaan,sistem perangsang bagi aktifitas mencipta dalam masyarakat.Discovery baru menjadi invention apabila sudah diakui,diterima dan diterapkan penemuan baru itu oleh masyarakat.
INOVASI
Juni 7, 2008
-
By selvia agustina on Apr 8, 2008 | Reply
Inovasi merupakan suatu proses pembaruan.Proses inovasi sangat erat sangkut pautnya dengan penemuan baru dalam teknologi.
Suatu penemuan merupakan suatu proses sosial yang panjang yang melalui dua tahap yakni discovery dan invention.Proses dari discovery hingga invention memerlukan lebih dari seorang individu,yakni tidak hanya seorang individu/penciptanya saja,melainkan suatu rangkaian yang terdiri dari beberapa orang pencipta.Faktor yang mendorong individu dalam suatu masyarakat untuk memulai dan mengembangkan penemuan-penemuan baru yaitu:kesadaran akan kekurangan dalam kebudayaan,mutu dari keahlian dalam suatu kebudayaan,sistem perangsang bagi aktifitas mencipta dalam masyarakat.Discovery baru menjadi invention apabila sudah diakui,diterima dan diterapkan penemuan baru itu oleh masyarakat.
ASIMILASI”BERGURULAH”KE INDONESIA
Juni 7, 2008
-
By selvia agustina on Apr 1, 2008 | Reply
Ass…EWA,
Asimilasi merupakan pembauran antar kebudayaan-kebudayaan yang berbeda satu sama lain.Namun proses asimilasi belum tentu terjadi hanya dengan pergaulan antara kelompok-kelompok secara luas dan intensif saja tetapi harus ada suatu sikap tolernsi dan simpati satu terhadap yang lain diantara kelompok-kelompok yang berhadapan itu.
AKULTURASI
Juni 7, 2008
-
By selvia agustina on Mar 30, 2008 | Reply
Ass…EWA,
Seperti yang kita ketahui,..
gerak akulturasi itu memang sejak dulu kala ada dalam sejarah kebudayaan manusia,yaitu gerak perpindahan suku-suku bangsa di muka bumi.
Gerak migrasi tentunya menyebabkan terjadinya pertemuan-pertemuan antara kelompok-kelompok manusia dengan kebudayaan yang berbeda-beda,yang mengakibatkan individu-individu dalam kelompok itu harus berhadapan dengan unsur-unsur kebudayaan asing.
Pada proses akulturasi ini,tidak semua individu dapat menerima unsur-unsur kebudayaan asing tersebut dengan mudah,tetapi ada juga yang dengan mudah menerima kebudayaan asing tersebut dan diolah ke alam kabudayaan sendiri tanpa menyebabkan hilangnya kepribadian kebudayaan itu sendiri.Namun perlu kita ketahui akulturasi itu dapat menimbulkan ketegangan-ketegangan dan krisis-krisis sosial.
Jadi hendaknya kita benar-benar pintar dalam memilih an memilah budaya asing yang masuk ke negara kita,mana yang baik dan mana yang buruk,ambil yang positif dan buang yang negatif.
PENYEBARAN (UNSUR-UNSUR) KEBUDAYAAN
Juni 7, 2008
-
By selvia agustina on Mar 18, 2008 | Reply
Apabila kita cermati,suatu proses difusi tidak hanya dari sudut bergeraknya unsur-unsur kebudayaan dari suatu tempat ke tempat lain dimuka bumi,tetapi terutama sebagai suatu proses dimana unsur-unsur kebudayaan dibawa oleh individu-individu dari sesuatu kebudayaan,dan harus diterima oleh individu-individu dari kebudayaan lain,dari sini terbukti bahwa tidak pernah terjadi difusi dari satu unsur kebudayaan.
Unsur-unsur itu selalu berpindah-pindah sebagai suatu gabungan atau suatu kompleks yang tidak mudah dipisahkan.Misalnya diambil contoh dari zaman modern sekaran ini,”handphone”yang merupakan suatu unsur kebudayaan dari luar,yang kemudian di difusikan ke negara kita.Tapi handphone yang lebih dikenal dengan sebutan “hp” tidak akan dapat diterima oleh masyarakat kita sebagai suatu alat komunikasi yang bermanfaat,apabila tidak ada unsur lain sebagai pelengkap,yaitu seperti dibangunnya tower-tower jaringan,dijualnya baterai cadangan untuk mengganti baterai hp kita yang sudah “low” dan sebagainya.
Hendaknya suatu kebudayaan yang kita ambil dari bangsa luar,dapat dimanfaatkan sebaik mungkin dan tidak menyalahgunakannya untuk hal-hal yang tidak bermanfaat.
By selvia agustina on Jun 7, 2008 | Reply
Zaman prasejarah dikatakan zaman di mana manusia masih belum mengenal tulisan.Sedangkan zaman sejarah bercirikan sudah adanya tulisan.Kehidupan manusia yang sudah mengenal membaca dan menulis dan mempunyai kemampuan untuk itu membuat peradabannya menjadi lebih tinggi.Dan tentunya dengan kemampuannya itu membuat pembeda yang jelas antara menusia dan binatang.